(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Korea Selatan mengakhiri kenaikan tiga hari berturut-turut setelah menyentuh rekor tertinggi baru pada perdagangan hari Kamis (30/4/2026) oleh aksi ambil untung investor di tengah kenaikan tajam harga minyak dunia.
Indeks harian Kospi ditutup retreat dari rekor dengan 193 saham yang menguat dan 666 saham melemah dengan saham-saham kapital besar alami kerugian cukup besar.
Harga minyak mentah Brent naik mendekati $120 per barel menyusul meningkatnya ketegangan AS-Iran, yang menimbulkan kekhawatiran atas tekanan inflasi dan biaya impor energi yang lebih tinggi bagi perekonomian Korea Selatan.
Pelemahan saham kawasan Asia dan kehati-hatian setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga tetap stabil sambil memperingatkan tentang ketidakpastian yang meningkat juga menekan sentimen.
Indeks harian Kospi turun 1,38% dan ditutup pada 6.598,57. Demikian untuk indeks Kospi 200 berjangka bulan Juni 2026 ditutup turun 0,57% ke posisi 998,50.
Saham-saham yang bebani Kospi seperti Samsung Electronics (-1,55%), Hyundai Motor (-4,23%), LG Energy Solution (-3,17%), dan Doosan Energy (-1,93%).



