Kospi Gagal Mencapai 8000, Rally 5 Hari Berturut Hingga Capai Rekor Terhenti

125
kospi

(Vibiznews – Indeks) – Rally saham 5 hari berturut di bursa Korea Selatan terhenti oleh aksi ambil untung pada perdagangan hari Selasa (12/5/2026) oleh lonjakan data ekspor yang memicu rally saham terkait AI.

Indeks harian Kospi gagal mencapai posisi 8000 poin dan retreat dari rekor tertinggi dikarenakan sentimen bursa global berubah menjadi hati-hati setelah Presiden AS Donald Trump memperingatkan bahwa gencatan senjata Iran berada dalam  kondisi kritis.

Namun dukungan tetap ada dari optimisme yang berkelanjutan atas booming semikonduktor yang didorong oleh AI setelah saham-saham chip utama Wall Street memperpanjang kenaikan semalam.

Investor juga menilai ekspektasi pertumbuhan domestik yang optimis setelah Menteri Keuangan Koo Yun-cheol mengatakan ekonomi Korea Selatan kemungkinan akan tumbuh lebih dari 2% tahun ini karena ekspor semikonduktor yang kuat dan surplus neraca transaksi berjalan yang mencapai rekor.

Indeks harian Kospi turun 2,29% dan ditutup pada 7.643.  Demikian untuk indeks Kospi 200 berjangka bulan Juni 2026 ditutup turun 0,89% ke posisi 1175,50.

Saham-saham besar yang rugikan Kospi seperti Samsung Electronics (-1,23%) dan SK hynix (-1,60%), sementara SK Square (-4,38%), LG Energy Solution (-5,77%), Doosan Energy (-1,80%), Hanwha Aerospace (-2,43%), dan Kia Corporation (-3,66%).