(Vibiznews-Forex) – Pelemahan yen Jepang dalam pair USDJPY masih berlanjut masuki hari keempat berturut pada akhir perdagangan forex sesi Asia hari Kamis (14/5/2026) merespon lonjakan data indeks PPI AS yang memperkuat ekspektasi akan kebijakan Federal Reserve yang lebih ketat.
Lihat: Inflasi Harga Produsen April AS Naik Meningkat Tajam
Sementara itu tidak adanya intervensi tegas dari otoritas Jepang juga membebani sentimen, meskipun para investor tetap waspada terhadap potensi tindakan setelah Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan dukungan untuk upaya Tokyo baru-baru ini untuk menstabilkan mata uang.
Sentimen selanjutnya akan menantikan pertemuan Presiden Trump dengan Xi Jinping sebagai fokus pasar.
Secara teknikal pair USDJPY naik menyentuh posisi resisten kuat hariannya dan menurut analyst Vibiz Research Center pair akan konsolidasi dengan bias positif.
Pair kini berada di posisi 157,98 dan sedang turun kembali menuju posisi terendah 157,51, jika tembus meluncur ke 157,35 sebelum ke support lemahnya di S3.
Namun jika pair tidak menembus 157.84, berpotensi berbalik naik ke posisi 157.98, jika tembus mendaki ke kisaran resisten lemahnya di posisi R2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 158.38 | 158.15 | 157.97 | 157.75 | 157.55 | 157.35 | 157.17 |



