Rupiah Senin Berakhir Merosot Tajam ke Level Rekor Rp17.648/USD; Dollar Global Tertahan 6 Minggu Tertingginya

221
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Senin sore ini (18/5), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir anjlok, mengurangi loss dari sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa turun setelah rally 5 hari di sesi global sebelumnya.

Rupiah terhadap dollar AS sore ini merosot 1,08% atau 188 poin ke level Rp 17.648 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.460. Rupiah terpantau anjlok tajam ke level rekor terendah baru.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 17.491 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp17.660, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 17.648.

Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa turun setelah rally 5 hari di sesi global sebelumnya; tertahan di sekitar 6 minggu tertingginya oleh estimasi pasar bahwa the Fed akan menaikkan suku bunganya karena bertambahnya tekanan inflasi AS.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini turun ke 99,13, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 99,27.

Sementara itu, IHSG Senin di akhir sesi terpantau merosot 124,080 poin (1,85%) ke level 6.599,240, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya bias melemah di tengah ancaman baru AS kepada Iran untuk bertindak cepat yang menaikkan kembali tensi geopolitik dan harga minyak bumi, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dalam koreksi.

 

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa beranjak naik, Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp17.660 – Rp17.340.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting