IHSG Senin Ditutup Tergelincir 1,9% ke Level 6.599; Masuk Oversold, Regional Berakhir Merah

74
ihsg
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Senin sore ini (18/5), terpantau tergelincir tajam 124,080 poin (1,85%) ke level 6.599,240 setelah dibuka turun ke level 6.628.976.

IHSG bergerak merosot bearish ke sekitar 13 bulan lebih terendahnya dampak lanjutan dari MSCI, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya bias melemah di tengah ancaman baru AS kepada Iran untuk bertindak cepat yang menaikkan kembali tensi geopolitik dan harga minyak bumi, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dalam koreksi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini merosot 1,08% atau 188 poin ke level Rp 17.648, dengan dollar AS di pasar uang Eropa turun setelah rally 5 hari di sesi global sebelumnya; tertahan di sekitar 6 minggu tertingginya oleh estimasi pasar bahwa the Fed akan menaikkan suku bunganya karena bertambahnya tekanan inflasi AS.

Rupiah merosot dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.460, serta terpantau anjlok tajam ke level rekor terendah baru.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 94,344 poin (1,40%) ke level 6.628.976. Sedangkan indeks LQ45 turun 9,370 poin (1,42%) ke level 648,510. Siang ini IHSG tergelincir 252,972 poin (3,76%) ke level 6.470,348. Sementara LQ45 terlihat turun 3,06% atau 20,110 poin ke level 637,770.

IHSG kemudian mengurangi sebagian loss-nya dan ditutup merosot 124,080 poin (1,85%) ke level 6.599,240. Sementara LQ45 terlihat turun 1,76% atau 11,590 poin ke level 646,290. Tercatat saat ini sebanyak 125 saham naik, 616 saham turun dan 79 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau melemah, di antaranya Nikkei yang turun 0,97%, dan Hang Seng yang merosot 1,11%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bearish pada 13 bulan terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya bias melemah di tengah ancaman baru AS kepada Iran yang menaikkan harga minyak bumi, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dalam koreksi.

Berikutnya IHSG kemungkinan berupaya rebound pendek dari oversold-nya, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.001 dan 7.207. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,373 dan bila tembus ke level 6,148.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group