IHSG Senin Siang Tergelincir 3,8% ke Level 6.470; Dampak Lanjutan MSCI, Tensi Geopolitik Memanas

68

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin siang ini (18/5), terpantau tergelincir tajam 252,972 poin (3,76%) ke level 6.470,348 setelah dibuka turun ke level 6.628.976.

IHSG bergerak merosot bearish ke sekitar 13 bulan terendahnya dampak lanjutan dari MSCI, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias melemah di tengah ancaman baru AS kepada Iran untuk bertindak cepat yang menaikkan kembali tensi geopolitik dan harga minyak bumi, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dalam koreksi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini merosot 1,12% atau 195 poin ke level Rp 17.655, dengan dollar AS di pasar uang Asia menanjak setelah rally 5 hari di sesi global sebelumnya; sekitar 6 minggu tertingginya oleh estimasi pasar bahwa the Fed akan menaikkan suku bunganya karena bertambahnya tekanan inflasi AS.

Rupiah merosot dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.460, serta terpantau anjlok tajam ke rekor intraday terendah baru.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 94,344 poin (1,40%) ke level 6.628.976. Sedangkan indeks LQ45 turun 9,370 poin (1,42%) ke level 648,510. Siang ini IHSG tergelincir 252,972 poin (3,76%) ke level 6.470,348. Sementara LQ45 terlihat turun 3,06% atau 20,110 poin ke level 637,770.

Tercatat saat ini sebanyak 84 saham naik, 682 saham turun dan 52 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau mixed melemah, di antaranya Nikkei yang turun 0,62%, dan Hang Seng yang merosot 1,35%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bearish pada 13 bulan terendahnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias melemah di tengah ancaman baru AS kepada Iran yang menaikkan harga minyak bumi, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dalam koreksi.

Berikutnya IHSG kemungkinan bertahan di zona negatif, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.207 dan 7.578. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,428 dan bila tembus ke level 6,373.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group