(Vibiznews – Forex) – Posisi dolar AS bergerak rebound dari kisaran terendah dalam sepekan pada perdagangan forex sesi Asia hari Selasa (26/5/2026) secara indeks, demikian terhadap beberapa rival utamanya.
Indeks dolar yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap semua rival utamanya kini berada di atas posisi 98,98 setelah sempat berada di posisi 99,02.
Negosiasi perdamaian yang sedang berlangsung membuat investor berhati-hati terhadap risiko inflasi. Militer AS dilaporkan menargetkan kapal-kapal yang diduga mencoba memasang ranjau, bersama dengan lokasi peluncuran rudal di Iran selatan, yang diduga menimbulkan ancaman bagi pasukan Amerika di wilayah tersebut.
Pada saat yang sama, Presiden Trump mengatakan pembicaraan dengan Teheran berjalan dengan baik, meskipun ia memperingatkan bahwa serangan lebih lanjut dapat terjadi jika negosiasi gagal, sementara seorang mediator Pakistan dilaporkan mengatakan kepada Tiongkok bahwa kesepakatan sudah dekat.
Pekan lalu, dolar naik ke level tertinggi dalam 6 pekan karena investor semakin bertaruh bahwa Federal Reserve mungkin perlu memperketat kebijakan moneter untuk menahan inflasi, dengan pasar sepenuhnya memperkirakan kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun.
Terhadap rival utamanya yang mulai bergerak lebih tinggi yaitu dolar Australia, terpantau sedang konsolidasi.



