Harga Minyak WTI dan Brent Rebound Karena Laporan Operasi Militer AS di Iran

118

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak mentah dunia baik jenis Brent dan juga WTI rebound dari pelemahan pekan lalu  pada perdagangan pasar komoditas internasional sesi Asia hari Selasa (26/5/2026).

Harga minyak mentah terangkat dari kisaran terendah dalam 4 pekan karena laporan operasi militer AS yang baru di Iran selatan sehingga negosiasi perdamaian yang sedang berlangsung membuat investor tetap waspada.

Militer AS dilaporkan menargetkan lokasi peluncuran rudal dan kapal yang diduga mencoba memasang ranjau di Iran selatan, dengan Komando Pusat AS mengatakan operasi tersebut bertujuan untuk melindungi pasukan Amerika di wilayah tersebut.

Pada saat yang sama, Presiden Donald Trump mengatakan pembicaraan dengan Teheran berjalan dengan baik, meskipun ia memperingatkan bahwa serangan tambahan dapat terjadi jika negosiasi gagal.

AS dan Iran saat ini sedang membahas kerangka kerja yang akan memperpanjang gencatan senjata selama kurang lebih dua bulan, di mana Washington akan mencabut blokade sementara Teheran akan membuka kembali Selat Hormuz.

Sebagai informasi, pekan lalu harga minyak  turun lebih dari 10%  di tengah meningkatnya optimisme seputar negosiasi AS-Iran.

Kini harga spot minyak Brent  berada di posisi $97,82 atau naik 0,49%, demikian untuk kontrak berjangka bulan Agustus 2026 yang paling banyak diperdagangkan naik 1,55%  menjadi $94,97 per barel.

Untuk harga spot minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 0,73% menjadi $91,64 per barel.

Untuk pergerakan selanjutnya harga minyak mentah jenis Brent berjangka akan bertemu kisaran resisten di 96,10 – 100,80 dan support di 93,80 – 89,80.