(Vibiznews-Forex) – Aussie dolar dalam pair AUDUSD terkoreksi kisaran tertinggi 3 pekan pada perdagangan forex sesi Eropa hari Rabu (3/6/2026) merespon data PDB Australia yang mengecewakan.
Produk Domestik Bruto (PDB) Australia hanya tumbuh 0,3% secara kuartalan (qoq), berada di bawah ekspektasi pasar yang memproyeksikan peningkatan sebesar 0,5%. Dari data tersebut menunjukkan perlambatan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan kuartal keempat tahun sebelumnya yang berhasil mencatatkan pertumbuhan sebesar 0,9%.
Lihat: Pertumbuhan PDB Australia Kuartal I-2026 Meleset dari Ekspektasi, Melambat ke 0,3%
Dengan PDB yang mengecewakan dan melemahkan konsumsi rumah tangga, pelaku pasar kini meyakini bahwa bank sentral Australia (RBA) tidak akan menaikkan suku bunga lagi.
Bahkan, muncul spekulasi bahwa langkah RBA berikutnya di sisa tahun ini mungkin bergeser ke arah pengurangan suku bunga guna menjaga ketahanan ekonomi. Ekspektasi jeda atau penurunan suku bunga ini secara otomatis menekan Aussie dolar.
Secara teknikal pair AUDUSD melaju mendekati posisi resisten kuat hariannya dan menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD akan konsolidasi terbatas.
Kini pair berada di 0.7164 yang sedang meluncur menuju posisi terendah 0.7151 dan jika tembus masuk ke area support lemahnya di kisaran 0,7137.
Namun jika tidak sampai ke 0.7150, pair berbalik mendaki ke posisi 0.7180 dan jika tembus akan berlanjut ke resisten kuatnya di R1.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 0,7230 | 0,7208 | 0,7195 | 0,7172 | 0,7158 | 0,7137 | 0,7122 |



