Forex USDJPY 3 Juni 2026: Pasar Antisipasi Intervensi Jika Yen Menembus 160

112

(Vibiznews-Forex) – Nilai tukar yen Jepang terpantau kembali bergerak melemah mendekati posisi kritis ¥160 pada perdagangan forex sesi Eropa hari Rabu (3/6/2026).

Posisi yang kian merosot ini sebelumnya sempat memicu intervensi langsung dari pemerintah, sekaligus memicu gelombang peringatan baru dari otoritas moneter Jepang.

Menganggapi volatilitas saat ini, Menteri Keuangan Jepang, Satsuki Katayama, menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas mata uang. Otoritas menyatakan tetap siap untuk mengambil tindakan yang tepat di pasar valuta asing kapan pun diperlukan guna meredam pergerakan mata uang yang dinilai berlebihan dan spekulatif.

Penurunan terbaru mata uang yen ini menjadi sorotan tajam para pelaku pasar. Pasalnya, pelemahan tetap terjadi meskipun Tokyo sebelumnya telah menggelontorkan dana raksasa sebesar ¥11,7 triliun untuk langkah-langkah intervensi mata uang sepanjang periode 28 April hingga 27 Mei lalu.

Kembali melemahnya yen secara tidak langsung memperkuat ekspektasi pasar bahwa Bank Sentral Jepang (Bank of Japan/BOJ) kemungkinan besar akan terdorong untuk memberikan kenaikan suku bunga lagi pada akhir bulan ini.

Secara teknikal pair USDJPY melaju mendekati posisi resisten kuat harian dan menurut  analyst Vibiz Research Center  pair masuki fase konsolidasi bullish. 

Pair kini berada di posisi 159,95 dan sedang mendaki ke posisi  160.04 , jika tembus mendaki  ke  resisten lemahnya di posisi R2.

Namun jika pair tidak  menembus 160.00, berpotensi berbalik turun menuju posisi 159,70, jika tembus meluncur ke support kuatnya di S1. 

R3 R2 R1 Pivot S1 S2 S3
160.47 160.22 160.04 159.80 159.60 159.35 159.16