IHSG Senin Pagi Melemah 1,8% ke Level 5.496; Regional di Zona Merah, Dipimpin Kospi

104
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin pagi ini (8/6), terpantau melemah 98,853 poin (1,77%) ke level 5.495,912 setelah dibuka turun ke level 5.486.311.

IHSG bergerak lanjut bearish ke sekitar 5,5 tahun lebih terendahnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya dibuka bias melemah dipimpin Kospi yang anjlok 8% di antara serangan rudal Iran ke Israel yang mengancam rapuhnya gencatan senjata dan menaikkan harga minyak, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dalam koreksi signifikan.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini melemah 0,11% atau 20 poin ke level Rp 18.035, dengan dollar AS di pasar uang Asia agak mendatar setelah melejit di sesi global sebelumnya; tertahan di sekitar 9 minggu tertingginya setelah data NFP Amerika yang kuat mengangkat estimasi prospek kenaikan suku bunga the Fed.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 18.035, serta terpantau lanjut tertekan di area rekor intraday terendah sebelumnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 108,454 poin (1,94%) ke level 5.486.311. Sedangkan indeks LQ45 turun 12,060 poin (2,16%) ke level 554,690. Pagi ini IHSG merosot 98,853 poin (1,77%) ke level 5.495,912. Sementara LQ45 terlihat turun 1,81% atau 10,120 poin ke level 547,630.

Tercatat saat ini sebanyak 112 saham naik, 546 saham turun dan 95 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street ditutup pada akhir pekan dengan merosot di tengah kenaikan yield U.S. Treasury serta data tenaga kerja AS yang solid. Dow Jones berakhir turun 1,4%, S&P 500 melemah 2,6%, serta Nasdaq merosot 4,2%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau bias melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 4,01%, dan Hang Seng yang turun 1,01%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini masih bearish di area 5,5 tahun lebih terendahnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya bias melemah dipimpin Kospi yang anjlok 8% di antara serangan rudal Iran ke Israel yang mengancam gencatan senjata, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dalam koreksi signifikan.

Berikutnya IHSG kemungkinan tetap bearish di zona merah, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.286 dan 6.459. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5,319 dan bila tembus ke level 5,073.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group