Kospi Akhiri Rally 6 Hari Berturut, Retreat dari Rekor Tertinggi Karena Kesepakatan AS-Iran Mengkhawatirkan

117
kospi
kospi

(Vibiznews – Indeks) – Rally saham di bursa Korea Selatan selama 6 hari berturut terhenti jelang akhir perdagangan  hari Jumat (19/06/2026) oleh aksi ambil untung investor akibat melemahnya sentimen perdamaian Timur Tengah.

Indeks harian Kospi ditutup retreat dari posisi rekor tertinggi meskipun masih diatas posisi 9000 dengan  hanya 119 saham menguat dan 784 saham yang melemah.

Sentimen melemah setelah rencana pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran dibatalkan, menimbulkan keraguan tentang ketahanan perjanjian perdamaian baru-baru ini dan membebani selera risiko di seluruh pasar regional.

Terlepas dari penurunan tersebut, investor asing tetap menjadi pembeli bersih saham lokal, menunjukkan bahwa permintaan mendasar untuk saham Korea Selatan tetap utuh.

Indeks harian Kospi turun tipis 0,13% menjadi 9.052, demikian untuk indeks Kospi 200 berjangka bulan September 2026 ditutup naik 1,24% ke posisi 1428,85.

Saham-saham yang merugikan Kospi seperti Samsung Electronics turun 1,38% setelah mencapai level tertinggi baru di awal sesi, sementara Doosan Energy (-2,41%), Hanwha Aerospace (-6,48%), dan KB Financial Group (-6,48%) juga turun.

Berikut saham-saham yang membatasi kerugian Kospi seperti saham SK Hynix tetap tangguh, naik 3,35%, bersama dengan SK Square (5,29%) dan Hyundai Mobis (1,00%).