(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Rabu siang ini (8/7), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah, menambah loss dari sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Asia terkoreksi setelah melaju di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS siang ini melemah 0,17% atau 30 poin ke level Rp 18.005 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.975. Rupiah terpantau melemah di hari ketiga ke sekitar sebulan terendahnya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 17.983 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp18.005, dan terakhir siang ini WIB terpantau di posisi Rp 18.005.
Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia terkoreksi setelah melaju di sesi global sebelumnya, sempat naik di antara berita serangan Iran di Selat Hormuz yang mengangkat permintaan aset safe haven.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang hari WIB ini turun ke 101,02, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 101,12.
Sementara itu, IHSG Rabu di akhir sesi pertama terpantau melemah 66,346 poin (1,11%) ke level 5.920,151, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed di tengah memanasnya tensi geopolitik Iran yang menaikkan harga minyak mentah, serta mencermati Wall Street yang semalam serempak dalam koreksi dipicu aksi jual saham semiconductor.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia beranjak turun, Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp18.136 – Rp17.803.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting







