(Vibiznews – Forex) Mata uang Euro bergerak naik pada hari Kamis, 9 Juli 2026, terbantu pelemahan dolar AS.
Pasangan mata uang EUR/USD bergerak naik 0,18% pada 1.1433.
Euro naik di tengah pelemahan dolar AS.
Euro juga mendapat dukungan dari imbal hasil obligasi
pemerintah Eropa yang lebih tinggi, yang memperkuat perbedaan suku bunga euro setelah imbal hasil obligasi pemerintah Jerman 10 tahun naik ke level tertinggi 1,5 bulan di 3,118% hari ini.
Data perdagangan Jerman hari ini beragam untuk euro. Ekspor Jerman Mei secara tak terduga naik +0,9% m/m dibandingkan ekspektasi penurunan -0,4% m/m. Namun, impor Mei turun -2,5% m/m, lebih lemah dari ekspektasi penurunan -0,8% m/m.
Pasar memperhitungkan peluang +13% untuk kenaikan suku bunga +25 basis poin oleh ECB pada pertemuan kebijakan berikutnya pada 23 Juli.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Euro dapat bergerak naik terdukung pelemahan dolar AS. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1449-1.1466. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support 1.1416-1.1400.








