Rupiah Senin Berakhir Melemah ke Level Rp18.112/USD; Dollar Global Melepas Gain, Antisipasi Inflasi

76
Rupiah melemah
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Senin sore ini (13/7), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir terpantau melemah signifikan, mengurangi loss dari sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa menurun setelah rebound terbatas di sesi global sebelumnya.

Rupiah terhadap dollar AS sore ini melemah 0,34% atau 62 poin ke level Rp 18.112 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp18.050. Rupiah terpantau terkoreksi lagi ke sekitar sebulan terendahnya, dekat level rekor terendahnya.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 18.062 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp18.153, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 18.112.

Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa menurun setelah rebound terbatas di sesi global sebelumnya, melepas gain setelah naik di antara antisipasi investor bertambahnya inflasi AS oleh kenaikan lagi harga minyak mentah dunia dan peluang hawkish the Fed.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini turun ke 100,86, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 100,96.

Sementara itu, IHSG Senin di akhir sesi terpantau menguat tajam 113,482 poin (1,92%) ke level 6.037,842, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed melemah di tengah memanasnya lagi tensi geopolitik Timur Tengah dan status Selat Hormuz yang rawan, serta mencermati Wall Street yang di akhir pekan ditutup serempak dalam gain dipimpin sektor teknologi.bias terkoreksi.

 

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa beranjak turun, Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp18.180 – Rp17.845.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting