IHSG Kamis Pagi Melemah Terbatas ke Level 6.030; Regional Mixed, Inflasi AS Mereda dan Geopolitik Memanas

78
IHSG

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis pagi ini (16/7), terpantau melemah terbatas 12,070 poin (0,20%) ke level 6.029,902setelah dibuka naik ke level 6.056.746.

IHSG bergerak di dua zona dalam konsolidasi setelah rally perlahan 5 hari di sekitar 3 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya dibuka mixed bias melemah di tengah berkurangnya tekanan inflasi AS dan tensi geopolitik Timteng yang masih panas, serta mencermati Wall Street yang semalam berakhir kembali dalam gain.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini masih flat +0,01% atau 1 poin ke level Rp 18.059, dengan dollar AS di pasar uang Asia mendatar setelah terkoreksi 2 hari di sesi global sebelumnya, melemah tertekan rilis melunaknya inflasi PPI AS di tengah memanasnya geopolitik Timur Tengah.

Rupiah melandai dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 18.060, serta terpantau bertahan di sekitar seminggu tertingginya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 14,774 poin (0,24%) ke level 6.056.746. Sedangkan indeks LQ45 naik 1,320 poin (0,67%) ke level 603,920. Pagi ini melemah 12,070 poin (0,20%) ke level 6.029,902. Sementara LQ45 terlihat naik 0,25% atau 1,480 poin ke level 601,380.

Tercatat saat ini sebanyak 239 saham naik, 251 saham turun dan 227 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street ditutup pada dini hari tadi dengan ketiga indeks acuannya mencatat gain oleh rilis melunaknya inflasi PPI dan CPI Amerika yang menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga the Fed dalam waktu dekat serta data laporan keuangan sejumlah emiten yang positif. Dow Jones berakhir naik 0,29%, S&P 500 menguat 0,38%, serta Nasdaq menanjak 0,62%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau mixed, di antaranya Nikkei yang merosot 3,22%, dan Hang Seng yang menanjak 1,20%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini konsolidasi 4 hari di sekitar 3 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias melemah di tengah berkurangnya tekanan inflasi AS dan tensi geopolitik Timteng yang panas, serta mencermati Wall Street yang berakhir kembali dalam gain.

Berikutnya IHSG kemungkinan masih konsolidasi diincar profit taking, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.171 dan 6.377. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5,317 dan bila tembus ke level 5,073.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group