Rekomendasi Forex EUR/USD 4 Agustus 2026 : Naik Terbantu Pelemahan Dolar AS

52

(Vibiznews – Forex) Mata uang Euro berakhir turun tipis terhadap dolar AS pada hari Senin, terpicu kenaikan dolar AS.

Pasangan mata uang EUR/USD ditutup turun 0,18% pada 1.1509.

Euro jatuh dari level tertinggi 1,5 bulan dan bergerak lebih rendah pada hari Senin setelah dolar pulih dari kerugian awal karena indeks manufaktur ISM Juli yang lebih kuat dari perkiraan.

Selain itu, data ekonomi Zona Euro yang lebih lemah dari perkiraan membebani euro setelah PMI manufaktur S&P Zona Euro Juli direvisi ke bawah dan setelah penjualan ritel Jerman Juni turun lebih dari perkiraan, yang terbesar dalam 13 bulan.

Indeks PMI manufaktur S&P zona Euro bulan Juli direvisi turun sebesar -0,1 menjadi 51,9 dari angka awal yang dilaporkan sebesar 52,0.

Penjualan ritel Jerman bulan Juni turun -1,1% m/m, lebih lemah dari ekspektasi -0,3% m/m dan merupakan penurunan terbesar dalam 13 bulan.

Euro awalnya bergerak lebih tinggi pada hari Senin di tengah pelemahan dolar di awal perdagangan dan penurunan harga minyak mentah sebesar -5%, yang mendukung ekonomi Zona Euro dan euro karena Eropa mengimpor sebagian besar energinya.

Pasar memperhitungkan kemungkinan 88% kenaikan suku bunga ECB sebesar +25 bp pada pertemuan kebijakan berikutnya pada 10 September.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, pergerakan mata uang Euro dapat naik terpicu penurunan dolar AS. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1545-1.1581. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support 1.1487-1.1465.