IHSG Jumat Siang Menguat 0,7% ke Level 6.388; Bertengger di 2 Minggu Tertingginya

72
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat siang ini (7/8), terpantau menguat 44,772 poin (0,71%) ke level 6.388,483 setelah dibuka naik ke level 6.352.376.

IHSG bergerak menguat pada level 2 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias melemah di tengah harga minyak dunia yang kembali naik oleh tekanan Iran atas Selat Hormuz, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dengan terkoreksi dari rally sebelumnya.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini menguat terbatas 0,02% atau 4 poin ke level Rp 17.911, dengan dollar AS di pasar uang Asia mendatar setelah menanjak di sesi global sebelumnya, bertahan di atas level 6 minggu terendahnya di antara turunnya yen Jepang dan investor mencermati perkembangan di Selat Hormuz.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.915, serta terpantau di sekitar area 2 minggu tertingginya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 8,665 poin (0,14%) ke level 6.352.376. Sedangkan indeks LQ45 naik 1,630 poin (0,26%) ke level 632,490. Siang ini menguat 44,772 poin (0,71%) ke level 6.388,483. Sementara LQ45 terlihat naik 7,470 poin (1,18%) poin ke level 638,330.

Tercatat saat ini sebanyak 338 saham naik, 247 saham turun dan 204 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau mixed bias melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 0,71%, dan Hang Seng yang naik 0,15%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini menanjak di level 2 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias melemah di tengah harga minyak dunia yang naik oleh tekanan Iran atas Selat Hormuz, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dengan terkoreksi.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan tetap bertahan di zona hijau, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.460 dan 6.631. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,002 dan bila tembus ke level 5,839.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group