(Vibiznews – Index) Koreksi beruntun di Wall Street serta kejatuhan bursa regional Asia berimbas langsung pada perdagangan Indeks Nikkei 225 Jepang hari ini, Jumat, 7 Agustus 2026, yang bergerak melemah di kisaran level 65.583. Sentimen negatif dari pelemahan sektor teknologi global memicu berlanjutnya aksi jual intensif terhadap saham-saham investasi kecerdasan buatan (AI) dan komponen semikonduktor di Tokyo.
Berdasarkan pemantauan pasar, Indeks Nikkei 225 saat ini bergerak melemah tipis sekitar 0,15% hingga 0,70% dalam perdagangan intraday, melanjutkan tren penutupan merah hari sebelumnya yang anjlok 617,18 poin ke posisi 65.683,26. Indeks sempat dibuka menguat tipis di level 65.746,13 dan mencapai titik tertinggi harian di 65.990,72. Namun, tekanan jual yang kembali menguat membawa indeks turun ke titik terendah harian di 65.136,01, sebelum akhirnya mencoba stabil di area konsolidasi pada level 65.583,75. Sebagai catatan, rekor tertinggi 52 minggu indeks saat ini berada di 72.831,73, sementara rekor terendahnya di 40.668,19.
Pelemahan Nikkei 225 hari ini dipicu oleh saham-saham berbobot besar berbasis cip dan investasi AI yang memimpin koreksi indeks. Saham Lasertec ambles 9,8%, sementara raksasa investasi SoftBank Group jatuh hingga 6,1% di awal perdagangan, mencerminkan berlanjutnya sentimen negatif yang menular dari kejatuhan sektor teknologi di Wall Street dan bursa regional Asia. Aksi jual yang intensif pada saham-saham AI dan semikonduktor ini menegaskan bahwa pasar masih dalam fase perputaran sektor keluar dari saham-saham pertumbuhan teknologi, sejalan dengan tren koreksi yang berlangsung dua hari beruntun.
Analisis Teknikal: Support, Resistance, dan Pivot
Mengacu pada pergerakan harga sesi Kamis sebagai basis kalkulasi, dengan level tertinggi 65.983,13, terendah 64.942,07, dan penutupan di 65.683,26, berikut proyeksi teknikal untuk perdagangan hari ini:
Kategori | Level | Kategori | Level
R3 | 67.171 | S1 | 65.089
R2 | 66.577 | S2 | 64.495
R1 | 66.130 | S3 | 64.048
Pivot | 65.536 | |
Buy Avg | 65.313 | Sell Avg | 65.833
Rekomendasi Perdagangan
Analyst Vibiz Research mencermati bahwa posisi Indeks Nikkei 225 saat ini di level 65.583,75 bergerak di bawah area Pivot Point 65.536 setelah sempat menguji level tersebut, mengonfirmasi bahwa tekanan jual masih membayangi pergerakan indeks pada sesi ini. Pola konsolidasi di area terendah setelah dua hari koreksi beruntun menandakan pasar masih mencari keseimbangan baru pasca reli tajam awal pekan.
Bagi pelaku pasar yang masih memegang posisi beli, disarankan untuk mewaspadai potensi pelemahan lanjutan menuju area Support 1 di 65.089. Apabila level tersebut tertembus, ruang koreksi berpotensi berlanjut hingga area Support 2 di kisaran 64.495, sehingga penerapan stop loss yang disiplin menjadi penting untuk mengamankan sisa keuntungan dari reli sebelumnya.
Sementara itu, bagi investor yang berencana mengambil posisi beli baru, sebaiknya menahan diri terlebih dahulu hingga tekanan jual pada saham-saham teknologi dan semikonduktor benar-benar mereda. Momen entry yang lebih aman dapat dipertimbangkan apabila indeks berhasil kembali stabil di atas area Pivot Point 65.536 disertai penguatan volume, yang dapat mengindikasikan pemulihan momentum jangka pendek di tengah masih tingginya volatilitas pasar global saat ini.








