Rupiah Rabu Siang Balik Terkoreksi ke Level Rp17.865/USD; Dollar Global Bangkit, Menanti CPI

77
Rupiah Melemah
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Rabu siang ini (12/8), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau berbalik melemah, melepaskan gain dari sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Asia merangkak naik setelah menguat perlahan 2 hari di sesi global sebelumnya.

Rupiah terhadap dollar AS siang melemah 0,20% atau 35 poin ke level Rp 17.865 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.830. Rupiah terpantau meninggalkan area 2 minggu tertingginya.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 17.819 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp17.874, dan terakhir siang ini WIB terpantau di posisi Rp17.865.

Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia merangkak naik setelah menguat perlahan 2 hari di sesi global sebelumnya, bangkit bertahap menjauhi level 6 minggu terendahnya di tengah pasar menantikan rilis inflasi CPI AS yang dapat memberikan arah untuk kebijakan berikutnya suku bunga the Fed.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang hari WIB ini naik ke 99,85, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 99,81.

Sementara itu, IHSG Rabu di akhir sesi pertama terpantau menguat 62,478 poin (1,00%) ke level 6.330,358, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed bias melemah di tengah tensi geopolitik Timur Tengah yang kembali memanas dan pasar mencari arah kebijakan the Fed dari rilis inflasi CPI Amerika, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dalam koreksi di hari keduanya.

 

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia beranjak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp18.035 – Rp17.775.

 

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting