Dolar AS Jumat Naik Tipis Terbantu Kenaikan Imbal Hasil Treasury AS

45

(Vibiznews – Forex) Indeks dolar AS bergerak datar pada hari Jumat, bertahan tepat di atas level terendah dalam 3,25 bulan yang tercatat pada hari Kamis.

Indeks dolar AS naik tipis 0,02% pada 98,80.

Penguatan pasar saham hari ini telah mengurangi permintaan akan likuiditas dolar.

Dolar juga masih terbebani oleh sentimen negatif yang terbawa dari hari Rabu, saat Departemen Keuangan AS meningkatkan likuiditas dan mengumumkan rencana untuk menambah pembelian kembali (*buyback*) obligasi jangka panjang.

Data ekonomi AS hari ini memberikan sinyal beragam bagi dolar; PMI manufaktur S&P bulan Agustus turun lebih dalam dari perkiraan, namun PMI jasa S&P bulan Agustus justru naik melampaui ekspektasi.

PMI manufaktur S&P AS bulan Agustus turun 0,7 poin menjadi 53,2—lebih lemah dari perkiraan yang memprediksi angka tetap di 53,9—namun PMI jasa S&P bulan Agustus secara tak terduga naik 2,8 poin menjadi 56,8. Angka ini lebih kuat dari perkiraan penurunan ke level 54,0 dan mencerminkan laju ekspansi tercepat dalam 4,5 tahun terakhir.

Pasar memperhitungkan probabilitas sebesar 39% untuk kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp) pada pertemuan FOMC berikutnya tanggal 15-16 September.

Terpantau imbal hasil Treasury AS tenor panjang meningkat pada hari Jumat seiring kekhawatiran investor mengenai program pembelian kembali utang yang diperluas oleh Departemen Keuangan AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS dapat bergerak naik jika imbal hasil Treasury AS meningkat. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance 98,95-99,11. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support 98,60-98,41.