Rekomendasi Harian Indeks Nikkei 27 Agustus 2026

63
nikkei

(Vibiznews – Index) Untuk rekomendasi harian Nikkei hari ini, Kamis, 27 Agustus 2026, terlebih dahulu melihat perdagangan sesi Rabu lalu yang ditutup menguat 0,62 persen ke level 66.262,16, setelah bergerak dalam rentang 65.390,55 hingga 66.442,34 sepanjang sesi, ditopang oleh pelemahan harga minyak dunia yang meredakan kekhawatiran inflasi serta rebound saham-saham teknologi menjelang rilis laporan keuangan Nvidia yang dinantikan pasar.

Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street pada perdagangan Rabu malam waktu New York justru bergerak variatif dan cenderung tertahan menjelang laporan Nvidia. Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 113,52 poin atau 0,21 persen ke level 53.463,88, S&P 500 nyaris flat dengan pelemahan tipis 0,02 persen ke posisi 7.675,70, sementara Nasdaq Composite turun 0,08 persen ke level 26.130,20.

Pelemahan ini dipicu oleh data inflasi PCE bulan Juli yang masih tergolong sticky secara tahunan (naik 3,7 persen headline dan 3,3 persen inti), sehingga investor bersikap hati-hati menjelang laporan kuartalan raksasa chip Nvidia yang dirilis setelah penutupan pasar.

Setelah bel penutupan, Nvidia justru membukukan hasil yang jauh melampaui ekspektasi: laba per saham sebesar 2,22 dolar AS (di atas konsensus sekitar 2,09 dolar), pendapatan mencapai 96,2 miliar dolar AS atau melonjak 106 persen secara tahunan, serta panduan pendapatan kuartal ketiga sebesar 108 miliar dolar AS yang jauh di atas perkiraan pasar.

Saham Nvidia pun melesat hampir 5 persen dalam perdagangan setelah jam bursa (after-hours), dengan CEO Jensen Huang menegaskan permintaan chip AI “jauh lebih tinggi” dari kapasitas pasokan yang tersedia saat ini.

Lonjakan saham Nvidia semalam tersebut memberikan sentimen positif yang kuat bagi perdagangan indeks Nikkei hari ini, Kamis 27 Agustus 2026. Bursa saham Jepang diperkirakan ikut memanfaatkan momentum optimisme sektor semikonduktor global, mengingat bobot besar saham-saham terkait rantai pasok chip AI dalam komposisi indeks.

Sejumlah sentimen menjadi penopang utama Nikkei hari ini.

Pertama, redanya kekhawatiran perlambatan belanja AI berpotensi terjadi, di mana hasil dan panduan Nvidia yang jauh di atas ekspektasi membantu mengangkat saham-saham teknologi Jepang yang terkait erat dengan ekosistem Nvidia, seperti Advantest, Tokyo Electron, dan SoftBank Group, setelah sepekan sebelumnya sempat tertekan aksi jual besar-besaran di sektor semikonduktor.

Kedua, dinamika yen turut menjadi perhatian, di mana nilai tukar USD/JPY yang bertahan di kisaran 159 memberikan dukungan bagi emiten eksportir Jepang, meskipun pelaku pasar tetap mewaspadai ekspektasi kenaikan suku bunga Bank of Japan sebesar 25 basis poin yang kini diperkirakan mencapai probabilitas sekitar 80 persen pada pertemuan bulan depan.

Ketiga, penguatan bursa regional turut menopang, di mana selain melirik pergerakan Wall Street, pelaku pasar di kawasan Asia hari ini juga mencermati penguatan luas di bursa Korea Selatan dan optimisme yang meluas pasca laporan Nvidia, sembari menanti data klaim pengangguran mingguan AS sebagai petunjuk arah kebijakan The Fed selanjutnya.

Secara teknikal menurut analis Vibiz Research Center, pergerakan indeks Nikkei berjangka akan menguji level-level kunci baru. Berdasarkan proyeksi pergerakan Pivot Point hari ini yang dihitung dari rentang perdagangan sesi sebelumnya, berikut adalah rincian level Support (S) dan Resistance (R):

Kategori Level Kategori Level
R3 67.725 S1 65.621
R2 67.083 S2 64.980
R1 66.673 S3 64.569
Pivot 66.032
Buy Avg 66.050 Sell Avg 66.010

Indeks diperkirakan akan membuka perdagangan dengan bias positif seiring meredanya kekhawatiran perlambatan sektor teknologi dan kuatnya panduan Nvidia, kemudian mencoba menguji area Buy Avg di kisaran 66.050 hingga level Pivot di 66.032.

Apabila momentum rebound ini solid dan didukung oleh derasnya aliran beli pada saham-saham terkait semikonduktor dan teknologi, indeks berpeluang melanjutkan penguatan untuk menembus R1 di 66.673 hingga menguji R2 pada area 67.083.

Namun demikian, investor tetap perlu mewaspadai potensi aksi ambil untung susulan mengingat ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ yang masih membayangi sentimen yen dan saham-saham berbasis pertumbuhan. Apabila tekanan jual muncul kembali, area Sell Avg di 66.010 hingga S1 pada 65.621 berpotensi menjadi support jangka pendek bagi indeks pada perdagangan hari ini.