Indeks Kospi Jumat Berakhir Melemah Tertekan Aksi Ambil Untung

46
kospi

(Vibiznews – Index) Bursa saham Korea Selatan ditutup melemah pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat, 28 Agustus 2026. Indeks KOSPI mengalami koreksi yang menghentikan tren reli penguatan yang sempat terjadi selama tiga hari beruntun.

Indeks acuan Korea Composite Stock Price Index (Kospi) resmi ditutup melemah 71,95 poin, atau turun 1,04 persen, dan berakhir pada level 6.840,42. Indeks dibuka sedikit melemah di zona merah pada posisi 6.892,10 dari penutupan kemarin di 6.912,37, kemudian bergerak fluktuatif dan tertekan sepanjang hari, dengan level tertinggi harian di 6.910,25 dan level terendah harian di 6.822,12.

Koreksi pasar hari ini dipicu oleh aksi ambil untung massal pada sektor teknologi setelah lonjakan signifikan pada sesi sebelumnya. Fokus investor global juga beralih menjadi sangat hati-hati atau wait and see, menantikan pidato krusial Ketua Federal Reserve, Kevin Warsh, di simposium Jackson Hole malam ini guna mendapatkan petunjuk arah suku bunga Amerika Serikat selanjutnya.

Saham raksasa teknologi pembobot indeks memimpin pelemahan hari ini, dengan Samsung Electronics turun 1,85 persen dan SK Hynix terpangkas 2,12 persen. Berbeda arah, saham sektor baterai kendaraan listrik seperti LG Energy Solution dan POSCO Future M justru berhasil melawan arus dengan menguat di atas 1,5 persen, didorong sentimen positif komoditas lithium regional.

Di pasar valuta asing, nilai tukar won Korea ditutup melemah tipis ke level 1.389,45 won per dolar AS. Pelemahan indeks pada penutupan pekan ini menegaskan bahwa pelaku pasar masih memilih bersikap defensif menjelang kepastian arah kebijakan moneter global, sekaligus memanfaatkan momentum penguatan tajam sebelumnya untuk mengamankan keuntungan jangka pendek.