Rekomendasi Harga Emas 28 Agustus 2026 : Tertekan Penguatan Pasar Saham; Harapkan Pernyataan Dovish Warsh

86

(Vibiznews – Commodity) Harga emas ditutup naik pada hari Kamis, terdukung aksi short covering menjelang pidato Ketua The Fed, Warsh, di simposium tahunan The Fed di Jackson Hole, Wyoming, pada hari Jumat.

Harga emas spot ditutup naik 0,16% pada $4.601,63 per ons.

Harga emas berjangka AS kontrak Desember 2026 ditutup naik 0,23% pada $4.664 per ons.

Lihat video : Harga Beli dan Buyback Emas Antam Hari ini Jumat 28 Agustus 2026, Kompak Turun Rp5.000

Namun kenaikan harga logam mulia tertahan setelah penguatan pasar saham pada hari Kamis mengurangi permintaan terhadap logam mulia sebagai aset safe-haven.

Di samping itu, komentar bernada hawkish dari Presiden The Fed Kansas City, Jeff Schmid, dan Presiden The Fed Cleveland, Beth Hammack, pada hari Kamis turut menekan harga logam mulia; keduanya menyatakan bahwa kebijakan The Fed saat ini tidak meredam laju ekonomi, sementara inflasi masih terus berada di atas target 2%.

Malam nanti akan disampaikan pidato dari Ketua Fed Kevin Warsh, yang jika memberikan pernyataan dovish untuk kebijakan suku bunga, akan menekan dolar AS dan menguatkan harga emas.

Juga akan dirilis data Non Farm Payrolls Annual Revision, yang jika terealisir turun akan menguatkan dolar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas dapat bergerak turun terbebani penguatan pasar saham. Namun jika malam nanti pernyataan ketua Fed Warsh memberikan sinyal dovish bagi kebijakan suku bunga Fed, akan menguatkan harga emas.

Harga emas spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $4.566-$4.529. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 4.641-$4.679.

Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $4.621-$4.577. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $4.703-$4.741.