(Vibiznews – Commodity) Harga emas anjlok ke level terendah dalam satu minggu dan ditutup merosot pada akhir pekan hari Jumat, setelah pernyataan hawkish Ketua Fed menguatkan dolar AS dan imbal hasil Treasury AS, sehingga menekan harga emas.
Harga emas spot ditutup merosot 3,18% pada $4.455,36 per ons.
Harga emas berjangka AS kontrak Desember 2026 ditutup merosot 2,88% pada $4.529,9 per ons.
Lihat video : Harga Beli Emas Antam Hari ini Sabtu 29 Januari 2026 Anjlok Rp48.000; Harga Buyback Anjlok Rp55.000
Harga emas merosot setelah komentar bernada hawkish dari Ketua The Fed, Warsh, mendorong indeks dolar ke level tertinggi dalam dua minggu.
Komentar Warsh meningkatkan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada pertemuan FOMC bulan depan menjadi 57%—naik dari 36% sebelum ia berbicara—sehingga menekan harga logam mulia.
Selain itu, kenaikan imbal hasil obligasi global pada hari Jumat turut memberikan tekanan negatif terhadap harga logam.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas dapat bergerak turun tertekan pernyataan ketua Fed Warsh yang menguatkan dolar AS dan imbal hasil Treasury AS, yang menekan harga emas.








