(Vibiznews – Forex) Mata uang Yen Jepang turun ke level terendah dalam empat minggu terhadap dolar AS dan ditutup turun pada akhir pekan hari Jumat, 28 Agustus 2026, setelah komentar hawkish dari Ketua The Fed, Warsh, mendorong penguatan dolar dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS .
Pasangan mata uang USD/JPY ditutup naik 0,43% pada 160,08.
Yen juga terus tertekan oleh selisih suku bunga yang rendah; suku bunga kebijakan BOJ saat ini berada di angka 1,00%, jauh di bawah kisaran target suku bunga *federal funds* The Fed yang sebesar 3,50%-3,75%.
Namun Yen mendapat sedikit dukungan dari data ekonomi hari Jumat yang menunjukkan tingkat pengangguran Jepang bulan Juli turun secara tak terduga, sebuah tanda kekuatan pasar tenaga kerja.
Tingkat pengangguran Jepang bulan Juli secara tak terduga turun 0,1 poin menjadi 2,4%, menunjukkan kondisi pasar tenaga kerja yang lebih kuat dibandingkan perkiraan yang memprediksi angka tetap di 2,5%.
Selain itu, IHK (CPI) Tokyo bulan Agustus naik sesuai perkiraan, yang mengindikasikan adanya tekanan inflasi yang mendukung kebijakan *hawkish* bagi BOJ.
Indeks Harga Konsumen (IHK) Tokyo bulan Agustus naik menjadi +1,9% secara tahunan (y/y) dari +1,8% (y/y) pada bulan Juli, sesuai dengan perkiraan. IHK Tokyo bulan Agustus di luar komponen makanan segar dan energi naik menjadi +2,0% (y/y) dari +1,8% (y/y) pada bulan Juli, juga sejalan dengan ekspektasi.
Pasar memperhitungkan kemungkinan sebesar 84% akan adanya kenaikan suku bunga BOJ sebesar +25 basis poin pada pertemuan kebijakan tanggal 18 September.
Pagi ini akan dirilis data ekonomi Jerman yang diindikasikan bervariasi.
Produksi Industri Juli Jepang diindikasikan menurun.
Retail Sales Juli Jepang diindikasikan meningkat.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Yen dapat bergerak turun jika penguatan dolar AS berlanjut. Namun jika data ekonomi Jepang terealisir naik, akan menguatkan Yen. Pasangan mata uang USD/JPY diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance 160,42-160,76. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support 159,52-158,96.








