(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis pagi ini (17/9), terpantau rebound 34,286 poin (0,53%) ke level 6.471,139 setelah dibuka naik ke level 6.455.031.
IHSG bergerak bangkit dari sekitar 3 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya dibuka mixed setelah kenaikan suku bunga the Fed dan harga minyak dunia yang agak menurun namun masih tinggi di atas $100, serta mencermati Wall Street yang semalam terkoreksi oleh the Fed yang hawkish.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini melemah 0,18% atau 32 poin ke level Rp 17.707, dengan dollar AS di pasar uang Asia naik setelah menguat 5 hari di sesi global sebelumnya, rally ke 7 minggu tertingginya setelah kenaikan suku bunga the Fed 25 bps dan posisi the Fed yang akan hawkish.
Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.675, serta terpantau di sekitar area 2 minggu terendahnya.
Mengawali perdagangannya, IHSG terpantau menguat 18,178 poin (0,28%) ke level 6.455.031. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,970 poin (0,46%) ke level 649,930. Pagi ini menguat 34,286 poin (0,53%) ke level 6.471,139. Sementara LQ45 terlihat naik 2,590 poin (0,40%) poin ke level 649,550.
Tercatat saat ini 369 saham naik, 170 saham turun dan 186 saham stagnan.
Sementara itu, bursa Wall Street semalam ditutup terkoreksi setelah the Fed menaikkan suku bunganya 25 bps, pertama kali dalam 3 tahun terakhir, serta indikasi dari Kevin Warsh bahwa the Fed akan agresif dalam melawan tekanan inflasi AS, di tengah berkurangnya harga minyak mentah dunia walau masih di atas $100. Dow Jones berakhir turun 1,21%, S&P 500 melemah 0,44%, serta Nasdaq merosot 0,01%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau mixed, di antaranya Nikkei yang naik 0,68%, dan Hang Seng yang turun 0,33%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bangkit dari sekitar 3 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed setelah kenaikan suku bunga the Fed dan harga minyak dunia yang agak menurun namun masih tinggi di atas $100, serta mencermati Wall Street yang semalam terkoreksi oleh the Fed yang hawkish.
Berikutnya IHSG kemungkinan akan berupaya melanjutkan gain-nya, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.712 dan 7.002. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,371 dan bila tembus ke level 6,230.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group








