IHSG Rabu Pagi Melemah ke Level 6.260; Regional dan Wall Street Mixed

79
ihsg
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu pagi ini (23/9), terpantau melemah 17,008 poin (0,27%) ke level 6.260,036 setelah dibuka naik ke level 6.297.955.

IHSG bergerak bias terkoreksi di hari keempat ke level 6 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya dibuka mixed bias menguat dipimpin sektor teknologi di tengah berlanjut turunnya harga minyak dunia, serta mencermati Wall Street yang semalam mixed dengan Nasdaq rekor kembali.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini melemah 0,07% atau 13 poin ke level Rp 17.878, dengan dollar AS di pasar uang Asia menanjak setelah menguat 2 hari di sesi global sebelumnya, rally ke sekitar 2 bulan tertingginya ditopang kecenderungan hawkish the Fed.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.865, serta terpantau tertekan tren bearish 10 hari terakhir ke sekitar 6 minggu terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG terpantau menguat 20,911 poin (0,33%) ke level 6.297.955. Sedangkan indeks LQ45 turun 0,589 poin (0,09%) ke level 627,167. Pagi ini melemah 17,008 poin (0,27%) ke level 6.260,036. Sementara LQ45 terlihat turun 3,160 poin (0,50%) poin ke level 624,596.

Tercatat saat ini 242 saham naik, 321 saham turun dan 163 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street semalam ditutup mixed, dengan Nasdaq mencetak rekor baru oleh sektor teknologi di tengah harga minyak dunia yang turun di bawah $100. Dow Jones berakhir turun 0,36%, S&P 500 melemah 0,01%, serta Nasdaq menanjak 0,45%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau bias menguat, di antaranya Nikkei yang naik 1,38%, dan Hang Seng yang turun 0,82%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini terkoreksi ke level 6 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias menguat dipimpin sektor teknologi di tengah turunnya harga minyak, serta mencermati Wall Street yang semalam mixed dengan Nasdaq rekor.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan bias koreksi tertahan di support-nya, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.787 dan 7.002. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,373 dan bila tembus ke level 6,230.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group