Harga Emas Jumat Bergerak Naik Terbantu Pelemahan Harga Minyak

81

(Vibiznews – Commodity) Harga emas bergerak naik pada hari Jumat, 25 September 2026, namun tetap berada di jalur penurunan mingguan akibat tekanan penguatan dolar AS dan ekspektasi kenaikan suku bunga lanjutan oleh Federal Reserve.

Harga emas spot bergerak naik 0,14 menjadi $4.281 per ons.

Harga emas berjangka AS kontrak Desember 2026 bergerak naik 0,30% menjadi $4.311 per ons.

Penurunan harga minyak mendukung kenaikan harga emas.

Harga minyak turun setelah sempat melonjak pada hari Kamis. Para negosiator dilaporkan sedang menjajaki kesepakatan bertahap yang memungkinkan Iran membuka kembali Selat Hormuz sebagai imbalan atas pencabutan blokade angkatan laut AS.

Hal ini menjadi perhatian bagi pasar emas, seiring investor menilai apakah tekanan harga energi dapat memaksa The Fed untuk memperketat kebijakan lebih lanjut setelah kenaikan suku bunga pekan lalu—yang merupakan kenaikan pertama dalam tiga tahun terakhir.

Selama sepekan terakhir, indeks dolar AS telah naik 0,9%. Dolar yang lebih kuat dapat menekan harga emas karena membuat logam mulia tersebut menjadi lebih mahal bagi pembeli dari luar negeri.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas dapat bergerak naik jika harga minyak mentah terus menurun.

Harga emas spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $4.312-$4.343. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $4.253-$4.225.

Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $4.355-$4.385. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $4.293-$4.261.