Rekomendasi Forex Dolar AS 29 September 2026 : Naik Terpicu Ketegangan AS-Iran; Cermati Data Tenaga Kerja

41

(Vibiznews – Forex) Indeks dolar AS berakhir naik pada hari Senin, 28 September 2026, terpicu lonjakan imbal hasil Treasury AS.

Indeks dolar AS ditutup naik 0,22% pada 101,19.

Imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun melompat ke level tertinggi dalam 19 tahun di angka 5,27%, yang memperkuat selisih suku bunga dolar.

Selain itu, pelemahan pasar saham pada hari Senin mendorong permintaan akan likuiditas dolar.

Ditambah lagi, komentar hawkish dari Gubernur The Fed Cook turut mendukung dolar; ia menyatakan bahwa pasar tenaga kerja AS tampaknya berada dalam posisi yang baik untuk menghadapi suku bunga yang lebih tinggi.

Gubernur The Fed Lisa Cook menyatakan bahwa kenaikan suku bunga The Fed baru-baru ini bertujuan untuk mengatasi inflasi yang terlalu tinggi dan bahwa pasar tenaga kerja AS tampaknya siap menghadapi suku bunga yang lebih tinggi.

Pasar memperhitungkan adanya peluang sebesar 70% bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga sebesar +25 basis poin pada pertemuan FOMC berikutnya, tanggal 27-28 Oktober.

Malam nanti akan dirilis data JOLTs Job Openings Agustus AS yang diindikasikan menurun.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS dapat bergerak naik dengan meningkatkan permintaan safe haven dolar AS dan kenaikan harga minyak, seiring ketegangan AS-Iran yang masih berlangsung. Namun jika malam nanti data JOLTs Job Openings Agustus AS terealisir menurun , akan menekan dolar AS. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance 101,33-101,48. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support 101,01-100,84.