IHSG Jumat Ditutup Rebound 0,5% ke Level 6.037; Bangkit di Akhir Sesi

68
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Jumat sore ini (2/10), terpantau rebound 27,386 poin (0,46%) ke level 6.036,888 setelah dibuka naik ke level 6.018.081.

IHSG bergerak fluktuatif dan bangkit dari level 11,5 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias melemah di tengah naiknya lagi harga minyak mentah dunia dan estimasi the Fed akan menaikkan suku bunga menjelang akhir tahun, serta mencermati Wall Street yang semalam berakhir menguat terbatas.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat 0,24% atau 43 poin ke level Rp 17.902, dengan dollar AS di pasar uang Eropa turun setelah menguat 4 hari di sesi global sebelumnya, tertahan dari level 6 bulan tertingginya di antara bearish-nya euro dan bank sentral global yang cederung hawkish.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.945, serta terpantau dekat dengan area seminggu tertingginya sebelumnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG terpantau menguat 8,579 poin (0,14%) ke level 6.018.081. Sedangkan indeks LQ45 naik 1,348 poin (0,23%) ke level 593,728. Siang ini IHSG melemah 19,302 poin (0,32%) ke level 5.990,200. Sementara LQ45 terlihat turun 2,773 poin (0,47%) poin ke level 589,607.

IHSG kemudian merangkak ke zona hijau sampai akhir dan ditutup menguat 27,386 poin (0,46%) ke level 6.036,888. Sementara LQ45 terlihat naik 0,52% atau 3,077 poin ke level 595,457. Tercatat saat ini 319 saham naik, 337 saham turun dan 134 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau bias melemah, di antaranya Nikkei yang turun 0,94%, dan Hang Seng yang merosot 2,60%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini fluktuatif dan bangkit dari 11,5 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias melemah di tengah naiknya lagi harga minyak mentah dunia, serta mencermati Wall Street yang berakhir menguat terbatas.

Berikutnya IHSG kemungkinan berupaya untuk bangkit dari oversold-nya, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.228 dan 6.380. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5,898 dan bila tembus ke level 5,839.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group