(Vibiznews – Commodity) Harga perak antam naik pada hari ini Senin, 5 Oktober 2026, mengikut kenaikan harga perak dunia di sesi Asia hari Senin.
Harga perak antam hari ini Senin, 5 Oktober 2026 naik Rp350, menjadi Rp40.900/gram.
Pada perdagangan sebelumnya, harga perak antam berada pada Rp40.550/gram.
Harga perak bergerak naik di sesi perdagangan Asia pada hari Senin, 5 Oktober 2026, membalikkan penurunan sesi sebelumnya setelah data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan mengurangi tekanan pada Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut.
Harga perak spot bergerak naik 1,77% pada $61,44.
Harga perak berjangka AS kontrak Desember 2026 bergerak naik 2,18% pada $61,74.
Data yang dirilis pada hari Jumat menunjukkan bahwa ekonomi AS hanya menambah 29.000 lapangan kerja pada bulan September—jauh di bawah ekspektasi penambahan 90.000—menyusul angka penambahan bulan Agustus yang direvisi turun menjadi 133.000. Tingkat pengangguran naik menjadi 4,2%, sementara pertumbuhan upah tahunan melambat secara tak terduga menjadi 3,0%, laju terlemah sejak Mei 2021.
Pasar kini memperhitungkan peluang hampir 80% bahwa The Fed akan mempertahankan kebijakan tidak berubah bulan ini, sementara ekspektasi kenaikan suku bunga pada bulan Desember tetap berada di kisaran 69%.
Ketegangan AS-Iran masih terus berlanjut di akhir pekan ini, membuat kesepakatan untuk membuka Selat Hormuz masih dalam jalan buntu. Setidaknya ada beberapa hal yang membuat ketegangan terus berlanjut : pernyataan Iran untuk Selat Hormuz akan tetap ditutup sampai Washington memenuhi tujuh syarat, United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO) melaporkan adanya serangan terhadap dua kapal selama akhir pekan di perairan dekat Oman dan Iran, kelompok Houthi menyatakan telah menyerang fasilitas utama Saudi Aramco di dekat Riyadh menggunakan rudal balistik dan pesawat nirawak (drone).
Malam nanti akan dirilis data ekonomi ISM Services PMI September AS, S&P Global Services PMI Final September AS dan S&P Global Composite PMI Final September AS, yang ketiganya diindikasikan meningkat.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga perak dapat bergerak naik dengan penurunan ekspektasi kenaikan suku bunga Fed bulan Oktober 2026. Namun jika ketegangan AS-Iran terus berlanjut dan buntunya negosiasi Selat Hormuz, juga penguatan data ekonomi AS, dapat menguatkan dolar AS, akan menekan harga perak.
Harga perak spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $59,36-$58,35. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $61,73-$63,09.
Harga perak berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $59,45-$58,49. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $61,92-$63,43.








