(Vibiznews – Forex) Indeks dolar AS melemah pada hari Selasa, 6 Oktober 2026, tertekan penurunan imbal hasil Treasury AS dan pelemahan harga minyak.
Indeks dolar AS bergerak turun 0,26% pada 101,89.
Harga minyak turun ke level terendah dalam satu bulan di tengah tanda-tanda pemulihan ekspor minyak mentah Timur Tengah, yang membantu meredakan kekhawatiran inflasi serta mengurangi ekspektasi kenaikan lanjutan suku bunga acuan The Fed dalam waktu dekat.
Imbal hasil Treasury AS turun pada hari Selasa, 6 Oktober 2026, seiring penurunan harga minyak. Imbal hasil Treasury AS acuan tenor 10 tahun terakhir tercatat turun 4 basis poin menjadi 5,271% setelah sempat mencapai level tertinggi sejak April 2002 pada hari Senin.
Federal Reserve diperkirakan secara luas akan mempertahankan suku bunga tidak berubah bulan ini, sementara pasar telah memperhitungkan kemungkinan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan Desember.
Berdasarkan perangkat FedWatch milik CME Group, para pelaku pasar kini memperhitungkan adanya peluang sekitar 78% bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada pertemuan berikutnya.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS dapat turun terbebani penurunan imbal hasil Treasury AS dan harga minyak. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 101,67-101,44. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 102,20-102,50.








