Imbal Hasil Treasury AS 8 Oktober 2026 Naik Terdorong Komentar Hawkish Pejabat Fed

78
bonds

(Vibiznews – Bonds) Imbal hasil Treasury AS naik pada hari Kamis, 8 Oktober 2026, mencerna komentar dari pejabat tinggi Federal Reserve sembari menantikan lelang obligasi jangka panjang lainnya.

Imbal hasil Treasury AS acuan tenor 10 tahun naik lebih dari 2 basis poin menjadi 5,299%, mendekati level tertinggi sejak tahun 2002.

Imbal hasil Treasury AS tenor 30 tahun naik mendekati 1 basis poin menjadi 5,67%.

Imbal hasil Treasury AS tenor 2 tahun naik 4 basis poin menjadi 4,804%.

Gubernur The Fed Christopher Waller pada hari Kamis mengatakan bahwa diperlukan lebih banyak kenaikan suku bunga untuk menurunkan inflasi—yang telah berada di atas target 2% bank sentral selama sekitar 5,5 tahun—namun ia mengisyaratkan bahwa suku bunga tidak perlu dinaikkan segera.

Para investor memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga tetap pada pertemuan berikutnya tanggal 28 Oktober dan baru akan melakukan kenaikan suku bunga pada 9 Desember.

Investor kini menantikan lelang obligasi pemerintah (Treasury) ketiga minggu ini, yang akan berlangsung setelah tengah hari. Pada hari Rabu, Departemen Keuangan menjual obligasi tenor 10 tahun senilai $39 miliar, dengan bank-bank sentral global menyerap lebih dari 80% dari total lelang tersebut—angka yang melampaui rata-rata lelang sebesar 72,4%.

Departemen tersebut telah menjual obligasi tenor 3 tahun senilai $58 miliar pada hari Selasa, dan dijadwalkan akan menjual obligasi tenor 30 tahun senilai $22 miliar pada hari Kamis.

Kekuatan pasar tenaga kerja merupakan komponen krusial dalam lanskap ekonomi AS secara keseluruhan, serta memiliki implikasi terhadap kebijakan moneter dan prakiraan ekonomi. Jumlah klaim pengangguran yang lebih rendah biasanya menandakan bahwa pemberi kerja mempertahankan karyawan mereka, yang berpotensi meningkatkan kepercayaan dan belanja konsumen.

Para analis dan investor memantau dengan cermat data klaim awal tunjangan pengangguran ini, karena data tersebut memberikan wawasan mengenai situasi ketenagakerjaan serta dapat memengaruhi sentimen pasar dan valuasi mata uang. Penurunan klaim yang tak terduga ini dapat meredakan kekhawatiran mengenai potensi perlambatan ekonomi dan memengaruhi ekspektasi terkait langkah Federal Reserve di masa mendatang.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, imbal hasil Treasury AS akan bergerak naik terdukung komentar hawkish pejabat Fed dan data klaim pegangguran yang menurun, mensinyalkan penguatan data tenaga kerja AS.