Kekuatan Hang Seng 12 Oktober Dibatasi Lonjakan Minyak Brent dan Yield Obligasi AS

104
hangseng

(Vibiznews – Index) – Bursa saham Hong Kong mengakhiri lonjakan awal sesi dengan kenaikan yang moderat pada perdagangan hari Senin (12/10/2026) oleh lonjakan harga minyak mentah dunia.

Indeks harian Hang Seng bergerak naik mendekati posisi tertinggi dalam sepekan oleh optimisme bisnis sektor teknologi di Tiongkok sebelum tertekan lonjakan harga minyak Brent.

Lihat: Harga Minyak Brent 12 Oktober di Eropa Melonjak ke Tertinggi 2 Pekan

Sentimen pasar  didorong oleh optimisme terhadap upaya pemerintah untuk menstabilkan pasar saham Tiongkok serta perkembangan di sektor teknologi negara tersebut.

Perhatian investor tertuju pada Tencent Holdings, yang berencana menerbitkan obligasi senior tanpa jaminan dalam denominasi dolar AS dan yuan dengan tenor yang diperkirakan berkisar antara 10 hingga 30 tahun.

Sementara itu, laporan mengenai sengketa pemegang saham yang melibatkan perusahaan  startup AI, Moonshot AI, menjelang rencana penawaran umum perdana (IPO) di Hong Kong memicu kekhawatiran terkait tata kelola perusahaan dan keterbukaan informasi.

Tekanan jual jelang akhir sesi juga di sebabkan oleh imbal hasil obligasi pemerintah AS  yang tetap berada di dekat level tertinggi dalam 24 tahun serta kekhawatiran mengenai kenaikan biaya investasi AI.

Indeks Hang Seng ditutup naik 0,3% atau 60 poin pada level 24.271, demikian indeks saham Cina Enterprise (HSCE) naik 0,25% menjadi 8.168,57.

Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Oktober 2026 bergerak positif dengan  berakhir  naik 0,24% menjadi 24251.

Saham-saham besar yang sumbang kekuatan Hang Seng antara lain  Tencent (0,2%), AIA (0,9%), MiniMax (0,5%), dan Meituan (0,4%) mengalami kenaikan.