Kenaikan Harga Minyak Brent Terkoreksi oleh Laporan Pasokan AS Terbaru

105

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak mentah acuan dunia untuk jenis Brent pada  awal perdagangan komoditas sesi Asia hari Kamis (15/10/2026) terkoreksi dibawah $106.

Harga spot minyak mentah Brent  berada di  posisi $105,34 atau turun 0,68%, namun untuk kontrak berjangka bulan Desember 2026 yang paling banyak diperdagangkan di ICE Asia turun 0,53% menjadi $105,53 per barel.

Kenaikan harga minyak mentah sebelumnya tertahan oleh laporan pasokan minyak mentah AS oleh EIA, cadangan minyak mentah turun sebesar 11,1 juta barel pada pekan lalu, yang menandai penurunan terbesar sejak Juni 2025.

Kenaikan harga minyak Brent sebelumnya  di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan Eropa Timur yang memicu kekhawatiran akan gangguan pasokan.

Sebuah kapal kontainer tenggelam di Selat Hormuz pada hari Rabu setelah terkena proyektil tak dikenal, sementara pasukan Houthi yang didukung Iran terus melancarkan serangan rudal dan pesawat nirawak (drone) ke berbagai wilayah Arab Saudi.

Semakin banyak kapal tanker minyak yang menghindari area pemuatan minyak mentah mereka yang biasa, yang mengindikasikan bahwa peningkatan serangan Iran terhadap pelayaran telah mengganggu kegiatan ekspor.

Sementara itu, Rusia menuduh Ukraina menyerang dua kilang minyak pada hari Rabu termasuk fasilitas Ryazan yang berkapasitas 400.000 barel per hari sehingga melanggar  gencatan senjata energi yang diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump.  

Untuk pergerakan selanjutnya harga minyak Brent dapat terkoreksi  ke  posisi   $105.00, dan jika tembus akan meluncur ke kisaran $104.90 – $104.20.

Namun jika tidak tembus $105.00 dapat berbalik arah dan mendaki menuju posisi  $105.90 – 107.10.