Rekomendasi Harga Perak 26 Oktober 2026 : Dapat Tertekan Kenaikan Harga Minyak

94

(Vibiznews – Commodity) Harga perak ditutup turun pada akhir pekan hari Jumat, 23 oktober 2026, ke level terendah dalam hampir setahun, memperpanjang penurunan mingguan akibat lonjakan harga minyak di atas $116 dan imbal hasil Treasury AS yang naik ke 5%.

Harga perak spot ditutup turun 1,26% pada $53,91.

Harga perak berjangka AS kontrak Desember 2026 ditutup turun 1,92% pada $53,95.

Perak memperpanjang kerugian mingguan karena ketegangan di Selat Hormuz mendorong minyak mentah di atas $116 per barel. Imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun kembali ke kisaran 5,0%, karena kenaikan harga energi menghidupkan kembali kekhawatiran inflasi. Perak bergerak di kisaran $52,91-$55,75, dan dibuka pada hari Jumat di level terendah sejak akhir November 2025.

Data ekonomi AS memperkuat tekanan. PMI komposit awal Oktober turun ke 57,6 dari 58,4, namun PMI manufaktur naik ke 56,0, di atas perkiraan 55,5. PMI jasa turun ke 57,9 dari 58,8, sedikit di bawah perkiraan 58,0. Sentimen konsumen final University of Michigan bertahan di 48, sementara ekspektasi inflasi naik. Aktivitas ekonomi yang masih kuat mengurangi permintaan safe-haven, dan dolar AS yang lebih kuat membatasi pemulihan.

Perak masih sensitif terhadap kekhawatiran permintaan industri dan arah suku bunga. Selama sepekan perak turun sekitar 5,5%, dan sepanjang Oktober sudah turun jauh lebih dalam, sementara pasar masih memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Desember mendekati 90%.

Pekan ini, pelaku pasar menantikan pertemuan FOMC 27-28 Oktober dan data inflasi PCE AS. Peluang The Fed menahan suku bunga pada Oktober sekitar 87%, sehingga fokus tertuju pada sinyal arah kebijakan menjelang akhir tahun.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga perak dapat teknikal rebound setelah penurunan tajam jika harga minyak mereda dan imbal hasil Treasury turun. Namun jika ketegangan Selat Hormuz terus mendorong harga minyak, ekspektasi kenaikan suku bunga Desember menguat, dan hasil FOMC lebih hawkish dari perkiraan, harga perak dapat melanjutkan penurunan.

Harga perak spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $53,06-$52,22. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $54,74-$55,58.

Harga perak berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $53,09-$52,22. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $54,81-$55,66.