(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Jumat siang ini (30/10), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah, menambah loss sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Asia turun tipis setelah melemah 2 hari di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS siang ini melemah 0,08% atau 15 poin ke level Rp 18.140 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp18.125. Rupiah terpantau terkoreksi dari rebound kuat kemarin dan dekat dengan sekitar 4,5 bulan terendahnya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 18.128 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp18.140, dan terakhir siang ini WIB terpantau di posisi Rp18.140.
Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia turun tipis setelah melemah 2 hari di sesi global sebelumnya, agak downturn dari area 2 minggu terkuatnya oleh kenaikan yields U.S. Treasury yang menekan dollar.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang hari WIB ini turun ke 101,80, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 101,85.
Sementara itu, IHSG Jumat di akhir sesi pertama terpantau melemah signifikan 65,618 poin (1,29%) ke level 5.032,439, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed setelah BOJ mempertahankan suku bunganya dan saham teknologi dalam tekanan jual, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dalam koreksi dipimpin sektor teknologi.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia beranjak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp18.180 – Rp17.943.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting







