Forex USDJPY 2 November 2026: Yen Melemah Mendekati 158, Jepang Bersiap Intervensi

126

(Vibiznews – Forex) – Posisi  Yen Jepang dalam pair USDJPY mengakhiri tren kenaikan selama 3 hari berturut pada perdagangan sesi Eropa hari Senin (2/11/2026) meskipun ada peringatan lisan baru dari pemerintah Tokyo.

Menteri Keuangan Satsuki Katayama menegaskan kembali bahwa pihak berwenang siap untuk mengambil tindakan jika pergerakan mata uang menjadi berlebihan atau tidak teratur, seraya menekankan pentingnya koordinasi berkelanjutan dengan Amerika Serikat terkait masalah valuta asing.

Sementara itu, para investor tengah menantikan data upah Jepang yang akan dirilis minggu ini untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter Bank Sentral Jepang (Bank of Japan/BOJ).

Pekan lalu, BOJ mempertahankan suku bunga acuan di angka 1,25%, namun mengisyaratkan bahwa inflasi inti akhirnya telah mencapai target 2%, yang berpotensi membuka peluang bagi kenaikan suku bunga pada bulan Desember.

Di sisi lain, permintaan terhadap yen sebagai aset aman (safe-haven) melemah seiring dengan meredanya aksi jual saham sektor teknologi yang sebelumnya dipicu oleh kekhawatiran mengenai valuasi perusahaan kecerdasan buatan (AI).

Meski demikian, kinerja laba perusahaan yang mengecewakan terus memberikan tekanan pada pasar saham Jepang.

Secara teknikal, pair USDJPY menunjukkan bias bullish dengan koreksi terbatas.

Kini pair berada di 157,88 dan sedang naik ke posisi  157,90, jika tembus akan menyentuh resisten kuatnya di R1 sebelum kemudian menguji resisten berikutnya.

Namun jika pair USDJPY tidak mampu naik ke 158,00, pair dapat  berbalik arah dan turun ke posisi rendah di 157,72, jika tembus akan meluncur ke posisi support kuatnya di S1.

R3 R2 R1 Pivot S1 S2 S3
159,05 158,51 158,03 157,50 157,01 156,47 155,98