Rekomendasi Harga Emas 2 November 2026 : Dapat Naik Terbantu Penurunan Harga Minyak

110

(Vibiznews – Commodity) Harga emas berakhir merosot pada akhir pekan hari Jumat, 30 Oktober 2026, ke level terendah sejak Oktober 2025 setelah aksi jual besar-besaran di pasar saham dan logam mulia.

Harga emas spot ditutup merosot 3,63% pada `$3.875,6 per ons. Dalam sepekan, harga emas merosot 3,7% dan sepanjang Oktober turun sekitar 7%, penurunan bulanan kedua berturut-turut.

Harga emas berjangka AS kontrak Desember 2026 ditutup turun 3,3% pada $3.898,9 per ons.

Lihat video : Harga Beli Emas Antam Hari ini Senin 2 November 2026 Naik Rp5.000, Harga Buyback Naik Rp10.000

Harga logam mulia menembus support $4.000 dan 3.900. Aksi jual dipicu anjloknya saham-saham teknologi yang memaksa investor menjual aset lain, termasuk emas, untuk menutup kerugian dan memenuhi kebutuhan margin. Tekanan semakin berat karena data PDB dan inflasi PCE AS yang kuat memperbesar peluang kenaikan suku bunga The Fed pada bulan Desember, yang diperkirakan pasar sekitar 70%-80%. Dolar AS yang kuat dan harga minyak yang bertahan tinggi akibat ketegangan di Selat Hormuz ikut membebani emas.

Pekan ini pasar akan mencermati hasil pertemuan OPEC+, pemilu sela AS pada Selasa 3 November, serta data tenaga kerja (payrolls) AS pada Jumat 6 November.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas dapat melanjutkan penurunan jika dolar AS dan imbal hasil obligasi AS tetap kuat, harga minyak naik, atau tekanan jual di pasar saham berlanjut.

Harga emas spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 3.768. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 4.080.

Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 3.780. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 4.098.