(Vibiznews – Index) – Bursa saham Hong Kong cetak gain lanjutan pada perdagangan hari Selasa (3/11/2026) oleh sentimen rencana stimulus Tiongkok memperkuat pasar ekuitasnya.
Indeks harian Hang Seng ditutup naik ke kisaran tertinggi dalam dua pekan didorong oleh penguatan di sektor layanan teknologi, perdagangan ritel, dan saham-saham yang berkaitan dengan konsumen.
Pemerintah Tiongkok berencana memperkuat pasar ekuitasnya, termasuk rencana penyediaan likuiditas lebih dari CNY100 miliar untuk pembelian saham serta penurunan suku bunga pinjaman yang digunakan untuk pembelian kembali saham (buyback).
Penurunan tajam harga minyak, di tengah harapan akan adanya terobosan diplomatik antara AS dan Iran, turut meredakan kekhawatiran mengenai inflasi.
Meski demikian, kekhawatiran terkait besarnya pengeluaran untuk kecerdasan buatan (AI) dan ketidakpastian imbal hasil terus membebani sentimen pasar, menyusul aksi jual saham teknologi di AS baru-baru ini.
Indeks Hang Seng ditutup naik 0,6% pada level 23.526, demikian indeks saham Cina Enterprise (HSCE) naik 0,47% menjadi 7943,10.
Namun untuk indeks Hang Seng berjangka bulan November 2026 bergerak positif dengan naik 0,60% menjadi 23505.
Beberapa saham yang mencatatkan pergerakan signifikan memperkuat Hang Seng antara lain Tencent (1,0%), Xiaomi (1,8%), Trip.com (6,3%), Meituan (1,6%), dan PICC Property and Casualty Co. (3,3%).








