Kerugian Kospi Meningkat Hingga Terjadi Trading Halt, Anjlok ke Terendah 9 Bulan

81
kospi
kospi

(Vibiznews – Index) – Kerugian harian di bursa saham Korea Selatan semakin bertambah  pada perdagangan hari Jumat (6/11/2026) hingga sempat terjadi circuit braker dan penghentian perdagangan selama 20 menit.

Indeks harian Kospi ditutup terjun ke kisaran terendah dalam 9 bulan lebih seiring dengan aksi jual besar-besaran pada saham sektor teknologi menyusul kejatuhan saham Wall Street semalam.

Kekhawatiran investor meningkat setelah kemenangan telak Partai Demokrat dalam pemilihan paruh waktu (midterm elections) di AS memicu kekhawatiran bahwa regulasi yang lebih ketat dapat menghambat investasi di bidang infrastruktur kecerdasan buatan (AI) dan pusat data.

Saham perusahaan produsen chip asal Korea Selatan terkena dampak paling parah dari aksi jual ini; saham Samsung Electronics turun 7,99% dan SK Hynix anjlok 9,97%.

Penurunan tajam tersebut memicu pemberlakuan  circuit breaker  tak lama setelah pembukaan pasar, yang menghentikan perdagangan di KOSPI selama 20 menit mulai pukul 09.03 pagi.

Di sisi lain, kenaikan harga minyak di tengah gangguan di Selat Hormuz turut menambah kekhawatiran pasar.

Menteri Keuangan Lee Hyoung-il menjanjikan langkah-langkah untuk meredam volatilitas, sementara penghentian perdagangan ini menandai aktivasi  circuit breaker  yang ke-10 kalinya sepanjang tahun ini.

Indeks harian Kospi anjlok 6,02% dan ditutup pada level 5.059, demikian untuk indeks Kospi 200 berjangka bulan Desember 2026 ditutup anjlok 6,49% ke posisi 782,95.

Secara sektoral, saham semikonduktor memimpin kerugian Kospi dengan Samsung Electronics (-7.57%) dan SK hynix (-9.46%) termasuk di antara saham-saham yang mengalami penurunan terbesar.

Demikian saham LG Energy Solution (-2.54%), Hanwha Aerospace (-7.48%), dan Doosan Enerbility (-6.45%) juga diperdagangkan lebih rendah.