Jelang akhir perdagangan valas Singapura hari Selasa (2/02), dollar SGD terkoreksi oleh profit taking setelah 3 hari perdagangan sebelumnya rally terhadap dollar AS. Aksi pasar terhadap mata uang ini menimbang kondisi pasar keuangan Tiongkok pasca buruknya data manufaktur bulan Januari kemarin.
Namun terhadap rupiah, kurs Singapura ini berhasil unggul setelah perdagangan sebelumnya alami tekanan. Penguatan terhadap rupiah seiring dengan lemahnya rupiah terhadap dollar hingga siang ini.
Memantau kurs dolar Singapura pada pair USDSGD saat ini (07:15:11 GMT) bergulir kuat di kisaran 1.4237 setelah diawal perdagangan dibuka pada level 1.4226. Pada perdagangan sebelumnya pair USDSGD menutup harian dengan bearish yang berakhir di 1.4226.
Mengukur kekuatan dolar Singapura terhadap Rupiah pada pair SGDIDR di pasar spot saat ini bergulir kuat di kisaran 9590,35 setelah perdagangan sebelumnya ditutup melemah 9573,54. Dan untuk transaksi antar bank ditanah air siang ini berdasarkan kurs BI harga jual dollar Singapura lebih rendah menjadi 9,624.55 dibandingkan dengan harga jual sebelumnya di harga 9,666.48.
Secara teknikal, Analyst Vibiz Resarch Center melihat pergerakan pair USDSGD berpotensi bearish, dan berdasarkan harga tinggi perdagangan sebelumnya di 1.4277 dan posisi rendah di 1.4218 pair ini berpotensi berakhir di kisaran 1.4256.
Joel/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang



