Saham BMRI Ditekan Asing Setelah Lepas 1 Triliun Pada KLBF

683

Pergerakan saham PT. Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang terus menguat hingga perdagangan awal pekan harus terkoreksi pada perdagangan hari ini oleh aksi profit taking pasar khususnya investor asing yang telah menjual saham hingga Rp60 miliar lebih. Koreksi ini sebelumnya sudah diperkirakan analis secara teknikal yang rawan koreksi.

Sebelumnya diberitakan bank pelat merah ini memberikan bantuan finansial dan pinjaman kepada perusahaan farmasi seperti PT Kalbe Farma (KLBF) dan juga PT Enseval. Kepada KLBF perusahaan ini memberikan pinjaman sebesar Rp1 triliun dan fasilitas teasury line senilai US$8 juta. Sedang kepada Enseval memberikan pembiayaan usaha mikro kepada jaringan toko obatnya.

Untuk pergerakan harga sahamnya pada lantai bursa perdagangan saham Senin (1/02) saham BMRI dibuka  pada level 9575 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 9625. Hari ini saham bergerak turun 2 % dalam kisaran 9600-9425 dengan volume perdagangan saham sudah mencapai 86 ribu  lot saham.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham BMRI   awal pekan masih mampu  bergerak positif dan  indikator MA masih  bergerak naik  dan  indikator Stochastic  menurun di  area jenuh beli.

Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak datar didukung oleh +DI  bergerak turun yang menunjukan pergerakan BMRI  dalam rawan koreksi. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi rekomendasi trading pekan depan pada target level support di level 9188  hingga target resistance di level 9410.

 

 

Lens Hu/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here