Pergerakan saham PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) yang pekan ini berusaha menguat secara mingguan dengan saham dalam zona hijau sejak awal pekan, jelang akhir perdagangan sesi pertama hari Kamis (3/03) retreat teknikal. Berkurangnya tenaga penguatan saham dipicu oleh laporan kinerja keuangan perseroan yang menurun pada tahun 2015 dibandingkan dengan tahun 2014.
Bisnis layanan rumah sakit SILO pada tahun 2015 hanya mendapatkan keuntungan Rp70,396 miliar atau Rp60,89 per saham, sedang tahun sebelumnya saat itu berhasil mencapai Rp71,8 miliar. Keuntungan yang diterima tahun ini disupport oleh meningkatnya pendapatan dari tahun lalu sebesar Rp4,1 triliun, sedang tahun sebelumnya Rp3,3 triliun.
Turunnya kinerja keuangan disebabkan menurun drastisnya penghasilan bunga dari tahun 2015 Rp15,4 miliar menjadi Rp4,9 miliar pada tahun 2015. Selain itu disebabkan juga besarnya beban pokok pendapatan dari Rp2,3 triliun menjadi Rp2,9 triliun.
Untuk pergerakan sahamnya di lantai perdagangan bursa saham hari Kamis (3/03), saham SILO dibuka pada posisi 7925 dan penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 7975. Saham pagi ini melemah 0,94 persen dengan volume perdagangan saham baru mencapai 7900 lot saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham SILO perdagangan sebelumnya menguat dengan indikator MA bergerak turun dan indikator Stochastic konsolidasi di area tengah.
Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak datar dengan +DI yang bergerak datar juga menunjukan pergerakan SILO rawan koreksi. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi rekomendasi trading hari ini pada target level support di level 7875 hingga target resistance di level 7945.
Lens Hu/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang



