Mengakhiri perdagangan pasar valas hari Senin (6/8), rupiah yang sempat bergerak positif setelah dibuka lebih rendah pada awal perdagangan kembali masuk zona merah. Melemahnya rupiah hingga sore ini dipicu oleh melajunya dollar AS terhadap rival utamanya di pasar spot melanjutkan sentimen perdagangan akhir pekan lalu.
Melemahnya rupiah hingga perdagangan sore tidak mengurangi jumlah masuknya modal asing ke bursa saham, dimana net buy asing terus bertambah menjadi Rp680 miliar lebih. Dorongan capital inflow ini menambah tenaga rally IHSG yang akhiri sesi kedua dengan penguatan indeks 0,7%.
Lihat: IHSG 8 Agustus Ditutup Naik 0,7 Persen, Tarik 600 Miliar Lebih Dana Asing
Pergerakan kurs rupiah di pasar spot siang ini bergerak negatif dengan posisi penurunan 0,05% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13124/US$ setelah dibuka lemah pada level Rp13154/US$. Untuk kurs Jisdor dan kurs transaksi antar bank yang ditetapkan Bank Indonesia hari ini diperlemah.
Kurs jisdor yang ditetapkan Bank Indonesia hari ini melemah ke 13144 dari posisi 13125 perdagangan hari Jumat (5/08), sedangkan kurs transaksi antar bank melemah ke posisi 13210 setelah perdagangan sebelumnya 13191 .
Dan untuk pergerakan kurs Rupiah perdagangan Esok hari diperkirakan dibuka negatif oleh penguatan lanjutan dollar AS merespon data NPF AS bulan Juli akhir pekan lalu yang membangkitkan ekspektasi kenaikan Fed rate selanjutnya.
Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens



