Harga CPO di bursa komoditas Malaysia pada perdagangan Jumat siang (07/07) berakhir lemah. Penurunan harga CPO terpicu melemahnya harga minyak mentah di sesi Asia.
Harga minyak mentah turun lebih dari 1 persen di sesi Asia pada hari Jumat (07/07), dengan harga minyak mentah A.S. turun di bawah $ 45 per barel karena berita mengenai kenaikan produksi A.S. menambah laporan sebelumnya bahwa produksi OPEC juga meningkat.
Harga minyak mentah berjangka A.S. West Texas Intermediate (WTI) berada di $ 45,02 per barel, turun 50 sen atau 1,10 persen. Harga minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional untuk harga minyak, diperdagangkan turun 48 sen atau 1,0 persen, pada $ 47,63 per barel.
Lihat : Harga Minyak Mentah Sesi Asia Merosot 1 Persen Tergerus Peningkatan Produksi AS
Penurunan harga minyak mentah menjadi pemicu sentimen negatif yang membuat harga CPO dalam trend melemah. Pelemahan harga minyak mentah membuat bahan bakar alternatif seperti yang dibuat dari CPO menurun permintaannya.
Harga CPO kontrak paling aktif di bursa komoditas Malaysia hari ini tampak mengalami pelemahan. Harga kontrak September 2017 yang merupakan kontrak paling aktif melemah sebesar -11 ringgit atau -0,4 persen dan diperdagangkan pada posisi 2.550 ringgit per ton.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga CPO berjangka pada perdagangan selanjutnya berpotensi lemah dengan pelemahan minyak mentah.
Harga CPO berjangka kontrak September 2017 di bursa komoditas Malaysia berpotensi menguji level Support pada posisi 2.500 ringgit dan 2.450 ringgit. Sedangkan level Resistance yang akan diuji jika terjadi kenaikan ada pada posisi 2.600 ringgit dan 2.650 ringgit.
Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center Editor: Asido Situmorang



