Harga Kopi Arabica Anjlok 2 Persen Terganjal Perkiraan Surplus Global

737
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Commodity) Harga kopi arabica berjangka di bursa komoditas ICE Futures New York pada penutupan perdagangan Selasa dinihari (12/12) berakhir lemah. Pelemahan harga kopi arabica terpicu perkiraan surplus global kopi arabica.

Analis CoffeeNetwork memperkirakan surplus global yang lebih besar pada 2018/19. CoffeeNetwork mengatakan dalam sebuah laporan bahwa fundamental surplus produksi global ini merupakan latar belakang pergerakan harga kopi ke bawah. Juga menambahkan depresiasi mata uang di negara-negara penghasil utama juga membebani harga.

Harga kopi arabika berjangka untuk kontrak paling aktif bulan Maret 2018 ditutup turun pada posisi 1,2000 dollar, turun sebesar -2,60 sen atau setara dengan -2,12 persen.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York pada perdagangan selanjutnya berpotensi melemah jika penguatan Dollar AS berlanjut merespon ekspektasi kenaikan suku bunga AS minggu ini. Harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk menguji level Support di posisi 1,1700 dollar dan 1,1400 dollar. Sedangkan level Resistance yang akan dihadapi jika terjadi kenaikan harga ada pada posisi 1,2300 dollar dan 1,2600 dollar.

Asido Situmorang/VMN/VBN/Editor & Senior Analyst Vibiz Research Center

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here