ICE Masih Jual Kakao Tinggi Karena Lemahnya Dolar AS

680

(Vibiznews – Commodity) – Harga kakao berjangka yang diperdagangkan di bursa ICE New York dan berakhir pada hari Kamis (06/06) lanjutkan kenaikan harga. Demikian juga untuk harga kakao di bursa ICE London bergerak bullish masuki hari ke-2 berturut.

Harga kakao bergerak lebih tinggi oleh aksi bargain hunting lanjutan seiring dengan posisi pelemahan dolar AS sengan indeks dolar anjlok ke level terendah 1-3/4 bulan. Karena secara fundamental sangat negatif dan membayangi kenaikan harga kakao selama 2 hari berturut.

Secara pasokan, stok kakao dilaporkan sedang meningkat berdasarkan data dari  Dewan Kakao Ghana dan pemerintah Pantai Gading menunjukkan bahwa pasokan di Afrika Barat sedang meningkat.

Selain itu juga Organisasi Kakao Internasional (ICCO)  menaikkan perkiraan produksi kakao global 2018/19 sebesar 0,7% menjadi 4,82 MMT dari perkiraan sebelumnya 4,49 MMT.

Harga kakao berjangka untuk kontrak paling ramai yaitu bulan Juli di ICE New York  ditutup naik  41 poin atau 1,74 persen pada posisi $2401  per ton. Namun untuk  harga kakao berjangka kontrak bulan Juli  bursa London  ditutup naik 11  poin atau 0,62% ke posisi $1780 per ton.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga sesi Amerika malam nanti, analis Vibiz Research Center memperkirakan  harga kakao kakao di ICE berpotensi retreat kembali  oleh kondisi pasokan kakao di Afrika Barat.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here