Pelemahan Mingguan Kospi 200 Terburuk Dalam 15 Bulan

730
Photo by Vibizmedia

(Vibiznews – Indeks) – Kerugian perdagangan saham di Korea Selatan hari Jumat (31/01/2020) masuki hari kelima berturut dan menutup perdagangan bulan Januari indeks Kospi anjlok ke posisi terendah 1 1/2 bulan. Dan secara mingguan Kospi alami pelemahan terbesar dalam 15 bulan.

Pada penutupan perdagangan sore  ini tampak indeks  Kospi di pasar spot turun 29 poin atau 1,35 persen menetap di 2,119.00 basis poin. Demikian juga untuk Kospi  kontrak berjangka bulan Maret mengalami penurunan yang sangat parah dengan turun sebesar 2,70 poin atau  0,94% dan ditutup pada posisi 285,70 basis poin, yang merupakan posisi terendah 7 pekan.

Secara mingguan indeks Kospi alami pelemahan cukup signifikan dengan penurunan 5,66% dan masuki penurunan mingguan kedua berturut. Dan secara bulanan indeks Nikkei melemah setelah 4 bulan berturut sebelumnya bullish, dengan penurunan 3,58% di bulan Januari.

Ambruknya indeks Kospi juga mendapat tekanan tambahan dari anjlopknya mata uang Korea Selatan Won yang turun 7,8 won terhadap dolar AS menjadi 1,185 won per dolar. Sedangkan volume perdagangan sepanjang sesi mencapai 594,9 juta saham senilai 7 triliun won (5,9 miliar dolar AS).

Anjloknya indeks mendapat tekanan dari ambruknya saham-saham kelas berat seperti saham Samsung Biologics yang anjlok 0,71%,  saham Posco anjlok  1,11%, saham Hyundai Mobis anjlok  1,90% dan saham LG Chem turun 1,89%.

Untuk pergerakan selanjutnya menurut analyst Vibiz Research Center pergerakan bursa saham Korea selanjutnya diperkirakan  masih berpotensi lemah secara teknikal dan juga fundamental.  Untuk kisaran support Kospi berjangka (Kospi200) berikutnya di posisi 270 – 230 dan posisi resisten indeks berada di 300 – 350.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here